Terkait dengan pemakaian popok pada bayi, ada banyak perbedaan pendapat di antara para orang tua baik orang tua pemula maupun yang sudah berpengalaman tentang jenis popok yang terbaik untuk bayi.

Dua jenis utama popok adalah popok sekali pakai (pospak) dan popok kain. Kedua jenis popok tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Faktanya, kelebihan dan kekurangan keduanya bisa dianggap setara, pospak tidak lebih baik dari popok kain, begitu pula sebaliknya. Namun, tergantung pada pandangan pribadi Anda terhadap hal tersebut, anda kemungkinan akan lebih condong ke salah satu, karenanya, akan lebih baik jika Anda menentukan pilihan Anda berdasarkan insting Anda tersebut. Anda bisa mempertimbangkan kemudian setelah menjalankan pilihan Anda dan melihat apakah Anda merasa nyaman dengan pilihan Anda.

Kelebihan popok sekali pakai tentu saja ada pada “sekali pakai” nya. Pada saat mengganti popok bayi, Anda cukup membuangnya ke tong sampah dan melupakannya. Tapi, seperti pendapat para orang tua, anak-anak merupakan pembuat sampah yang sangat produktif, sehingga akan menguras cukup banyak biaya untuk menjaga agar mereka tetap memakai popok bersih.

Sebaliknya, popok kain akan mebutuhkan biaya yang lebih sedikit terutama dalam jangka panjang, tetapi jelas anda perlu mempersiapkan jumlah popok yang cukup agar anda tidak perlu langsung mencucinya. Popok kain juga lebih ramah lingkungan. Andalah yang harus memutuskan jenis popok yang terbaik dan sesuai dengan tujuan maupun budget anda. Ada tenaga yang harus dikeluarkan dan ada biaya yang harus dipertimbangkan, baik Anda memilih pospak atau popok kain. Kesehatan kulit bayi Anda juga harus menjadi pertimbangan utama Anda.

Baca juga:

Pada akhirnya, Anda dan bayi Anda akan baik-baik saja asalkan Anda bisa menentukan prioritas Anda dengan bijaksana dan menjalankannya. Jika Anda memilih popok kain, tidak ada ruginya jika Anda tetap mempersiapkan sejumlah kecil popok sekali pakai untuk keadaan darurat ataupun pada saat berpergian.