Segera sesudah bunda melahirkan, menyusui merupakan salah satu hal terpenting yang bisa bunda lakukan untuk melindungi dan menjaga kesehatan bayi bunda. Baca berbagai kelebihan dan manfaat ASI bagi bayi dan ibu di artikel berikut ini.

Fungsi ASI

Ada banyak sekali manfaat dan kebaikan susu ibu yang akan didapatkan bayi dengan memberikan ASI kepadanya. Fungsi ASI di antaranya meningkatkan kemampuan tubuh bayi untuk melawan sakit penyakit bayi, baik penyakit infeksi maupun non infeksi, mengoptimalkan pertumbuhan bayi, memaksimalkan perkembangan otak sehingga meningkatkan kecerdasan intelektual anak serta mempererat hubungan ibu dan bayi yang membantu membentuk kecerdasan emosional anak . Bagian terbaiknya, menyusui tidak perlu mengeluarkan biaya. Selain menghemat biaya untuk membeli susu formula (sufor), menyusui juga membantu menghemat biaya pengobatan karena dukungan imun alami yang didapat dari ASI. Lebih lanjut, manfaat ASI tidak hanya dirasakan oleh bayi, ibu yang menyusui anaknya juga akan mendapatkan banyak manfaat dari proses memberikan ASI ke anaknya.

Manfaat pemberian ASI bagi bayi

Selama bertahun-tahun, para ilmuwan terus meneliti bahan-bahan yang terdapat dalam ASI yang membuat ASI menjadi makanan yang sempurna untuk bayi. Semakin para ilmuwan mempelajari kandungan ASI, semakin banyak khasiat susu ibu yang ditemukan. Para ilmuwan sudah menemukan lebih dari 200 senyawa dengan sifat-sifat alami yang tidak dapat ditiru secara ilmiah, yang berfungsi untuk melawan infeksi, membantu mematangkan sistem imun tubuh, membantu pencernaan, dan mendukung perkembangan otak.

Berikut berbagai kelebihan dan manfaat pemberian asi bagi bayi.

  • ASI merupakan makanan bayi yang paling sempurna. Sistem pencernaan pada bayi yang baru lahir belumlah matang, sehingga makanan selain ASI akan lebih susah dicerna oleh bayi. Sebaliknya, ASI sangat mudah dicerna dan bisa diserap hampir seluruhnya oleh tubuh bayi karena mengandung enzim pencernaan. Sesudah sistem pencernaan bayi sudah berkembang sempurna, ia akan lebih siap untuk menerima makanan lain selain ASI.
  • Bayi yang baru lahir belum memiliki sistem imun tubuh yang sempurna sehingga ia akan membutuhkan antibodi dari luar. Bayi yang diberikan ASI akan mendapatkan antibodi dari air susu ibunya, yang membantu melindunginya dari sakit penyakit dan alergi. Pada saat perkembangan sistem tubuh bayi sudah semakin matang, barulah tubuhnya akan mulai menghasilkan antibodinya sendiri.
  • ASI juga mengandung semua vitamin dan mineral yang dibutuhkan bayi bunda yang sedang bertumbuh.
  • Gerakan mengisap payudara pada saat menyusui juga akan membantu perkembangan atau kesejajaran rahang serta pertumbuhan tulang pipi. Anak akan terhindar dari perlunya melakukan perawatan ortodontik dengan biaya mahal saat umurnya sudah lebih besar.
  • Tidak seperti susu formula, ASI selalu siap dan tersedia pada suhu yang tepat untuk langsung diberikan ke bayi.
  • Keuntungan jangka panjang dari memberikan ASI kepada bayi termasuk mengurangi resiko asma, alergi, obesitas dan beberapa jenis penyakit kanker yang menyerang anak-anak.
  • Bayi lebih sehat sehingga menghemat biaya medis
  • Selain membuat bayi lebih sehat, ASI juga membuat bayi lebih pintar. ASI mengandung nutrisi yang mendukung pertumbuhan otak. Banyak studi membuktikan bahwa bayi yang diberikan ASI cenderung lebih pintar dibanding bayi yang diberikan susu formula atau makanan lainnya.
  • ASI mengandung protein perangsang tidur alami yang membuat bayi tidur dan beristirahat dengan tenang dan damai.

Manfaat pemberian ASI bagi ibu

Kebaikan susu ibu bukan hanya dirasakan oleh bayi, aktivitas menyusui juga memberikan banyak keuntungan pada sang Ibu. Manfaat menyusui bagi Ibu akan terlihat pada bulan ketiga sampai keenam dan akan terus bertambah jika proses menyusui berlanjut.

Berikut berbagai manfaat memberikan asi kepada bayi untuk ibu.

  • Gerakan menyusui dari bayi ke payudara akan menghasilkan kontraksi segera sesudah ibu melahirkan, sehingga mengurangi pendarahan pada sang ibu dan mempercepat mengecilnya rahim.
  • Isapan bayi menstimulasi keluarnya hormon oksitoksin, yang berfungsi mengurangi pendarahan pasca persalinan dan membantu mempercepat proses penyusutan rahim kembali hingga mendekati ukuran sebelum kehamilan.
  • Menyusui juga akan membakar kalori, sehingga seorang Ibu yang memberi makan ASI ke bayinya akan bisa menurunkan berat badannya lebih cepat daripada jika memberikan makanan lain kepada bayinya.
  • Dalam jangka panjang, Ibu yang menyusui bayinya akan mempunyai risiko yang lebih rendah terkena penyakit kanker payudara dan ovarium, yang umumnya menyerang wanita usia menjelang 50 atau pada masa pra-menopause.
  • ASI praktis dan mudah dalam memberikannya, serta murah dan bersih
  • Kegiatan menyusui membantu baik bayi maupun Ibu untuk relaks dan tenang.
  • Sebagai KB alami sementara. Menyusui menunda masa subur sehingga ibu bisa mengatur jarak kelahiran anak secara alamiah.
  • Menyusui juga menciptakan ikatan khusus di antara Ibu dan bayinya (yang tidak dapat dilakukan dengan susu formula). Aktivitas menyusui membantu Ibu mengenal bayi serta tingkah lakunya. Bayi juga belajar untuk percaya dan merasa nyaman dengannya. Sensitivitas timbal balik ini membantu Ibu dan bayi untuk bertingkah laku lebih baik.

Baca juga:

Kelebihan susu ibu berbanding susu formula

Dibandingkan bayi yang minum asi, bayi yang diberi makan dengan susu formula umumnya lebih mudah jatuh sakit, sakitnya juga lebih serius. Bayi yang tidak mendapatkan ASI juga lebih rentang terkena infeksi telinga, infeksi pernafasan, infeksi saluran pencernaan, alergi, obesitas, kurang gizi, asma, eksim dan masalah kesehatan lainnya. ASI memberikan lebih banyak keuntungan untuk bayi bunda dibandingkan susu formula, atau makanan lain yang dibuat secara ilmiah.

Penyusuan sebagai pengontrol kehamilan

Menyusui bisa menjadi alat kontrasepsi alamiah sementara paling efektif. Hormon prolaktin merupakan hormon yang memicu produksi air susu ibu. Kadar hormon prolaktin yang tinggi akan menekan pengeluaran hormon kesuburan sehingga mencegah bunda mengalami ovulasi atau menstruasi. Kunci untuk mendapatkan tingkat prolaktin yang tinggi, bunda harus menyusui bayi sesering mungkin, siang dan malam.

Jika menstruasi bunda belum kembali normal, dan bunda menyusui bayi secara eksklusif (bayi hanya minum ASI) dan bayi berusia kurang dari enam bulan, maka bunda bisa mengandalkan aktivitas menyusui sebagai alat KB alami, dengan tingkat kegagalan kurang dari dua persen.

Untuk memperpanjang periode masa ketidaksuburan, ada beberapa hal yang bisa bunda lakukan:

  • Susui bayi tanpa batasan, baik siang maupun malam.
  • Tidur bersama bayi, dan jangan membatasi penyusuan pada malam hari.
  • Jangan menggunakan susu botol atau dot, usahakan bayi menyusui langsung dari payudara.
  • Pengenalan makanan padat harus dimaksudkan hanya sebagai penambah nutrisi bayi dan bukan pengganti ASI.

Para ibu yang mengikuti kiat di atas menikmati rata-rata 14,5 bulan masa ketidaksuburan.

Sekarang, bunda tentu menyadari betapa banyaknya kelebihan dari ASI dan betapa pentingnya ASI bagi bayi. Mulailah merencanakan masa depan buah hati bunda dengan membuat komitmen untuk menyusuinya selama mungkin karena memberikan ASI bermanfaat bukan hanya bagi bayi tapi juga bagi bunda.