Pada saat usia bayi mencapai delapan bulan, dunia baru penuh petualangan mulai terbentang di hadapannya. Bayi 8 bulan tidak hanya menjelajah, tapi juga mungkin sibuk dengan semua hal! Ia menjadi sangat penasaran di usia ini sejalan dengan semakin sadarnya ia akan lingkungannya.

Sekarang bayi akan mempraktekkan keahlian yang sudah dikuasainya dan akan tertarik untuk belajar lebih banyak. Waktunya akan dihabiskan untuk bereksplorasi, menjelajah, belajar dan tertawa.

Temukan tahapan penting “milestone” perkembangan bayi yang bisa bunda harapkan dicapai bayi pada usia delapan bulan ini.

1. Perkembangan bayi usia delapan bulan: Kemampuan motorik

Tenaga bayi delapan bulan bertambah besar. Banyak bayi yang mulai belajar merangkak di usia ini. Bayi juga mungkin cukup kuat untuk menarik diri mereka sendiri ke atas ke posisi berdiri sambil berpegangan pada kursi atau sofa. Satu atau dua bulan berikutnya, bayi sudah mulai berjalan menjelajah kesana kemari menggunakan perabot sebagai penopang.

Di usia ini, bayi sedang belajar cara menggabungkan kemampuan motoriknya dengan akal pikiran dan inderanya. Bayi delapan bulan umumnya bisa mengenali mainan dari seberang ruangan, sadar bahwa ia menginginkannya, merangkak mendekati mainannya dan mengambilnya. Ia juga bisa memainkan mainan dengan cukup mudah, membenturkan dua balok bersamaan, melempar bola, atau menyusun serangkaian gelas berbeda ukuran ke satu sama lain.

Baca juga:

Akankah bayi mampu merangkak di bulan ini?

Sekarang saat bayi berusia delapan bulan, ia mungkin sudah bisa merangkak dengan baik. Atau mulai berusaha merangkak dengan menyeret bagian bawah tubuhnya, merayap di atas perutnya, atau berguling-guling. Namun jangan panik jika bayi 8 bulan belum bisa merangkak. Sebagian bayi membutuhkan beberapa bulan tambahan untuk mulai aktif bergerak, dan sebagian lagi langsung lompat dari tahap berguling ke tahap berjalan tanpa melalui tahap merangkak.

Bayi mungkin berusaha untuk menarik dirinya berdiri sambil berpegangan pada perabotan. Jika bunda menaruh bayi di samping sofa pada posisi berdiri, ia kemungkinan akan bisa menggunakannya untuk menopangnya. Selalu siaga di dekatnya untuk berjaga-jaga kalau-kalau si kecil mulai oleng dan membutuhkan dukungan tambahan.

Kemampuan mobilitas baru ini berarti juga bahwa bayi mulai memasuki dunia yang diwarnai benturan dan terjatuh, yang merupakan bagian yang tidak terelakkan dari masa pertumbuhan bayi 8 bulan.

Jantung ayah bunda mungkin akan berdegup kencang sesekali, tapi tetap usahakan untuk relaks dan nikmati melihat bayi bereksplorasi dan mengembangkan kemampuannya. Adalah wajar ayah bunda akan berusaha untuk melindungi bayi dari terjatuh dalam upayanya untuk berdiri, namun membiarkan bayi berusaha sendiri akan memampukannya untuk bertumbuh dan belajar untuk dirinya sendiri.

Sekarang saat bayi semakin ahli bergerak sehingga akan lebih sering terbentur dan terjatuh, luangkan waktu untuk mengamankan rumah bunda. Sebagai contoh, bunda harus mengamankan, menjauhkan atau mengganti objek yang mudah pecah atau perabotan yang sudah reyot agar tidak terjatuh menimpa bayi. Memindahkan atau menjauhkan dari jendela perabotan yang rendah yang bisa menjadi tempat berpijak si kecil dan memasang kunci jendela juga merupakan ide yang baik. Begitu bayi mampu menarik badannya berdiri, ia akan segera menjadi pemanjat kelas satu!

Bisakah bayi menjumput benda kecil seperti sepotong makanan?

Bayi kemungkinan mulai menguasai keahlian pegang jepit “pincer grasp”. Keahlian motorik halus ini memungkinkan bayi untuk memungut atau mengambil objek kecil dengan kombinasi ibu jari dan kedua jari pertamanya. Bayi mungkin menggunakan kemampuan ini untuk mengambil potongan makanan kecil, misalnya irisan pisang, dan memasukkan ke mulutnya.

Bayi juga sudah pintar menggunakan jari-jarinya untuk meraup potongan makanan dan memegangnya dalam kepalan tangannya. Ia juga belajar mengontrol kapan ia membuka tangan dan jari, menjatuhkan dan melempar barang, sesuka hatinya. Bayi akan senang melihat objek-objek yang terjatuh dan mungkin menggunakan jari telunjuknya untuk menunjuknya.

Karena hampir semua objek yang dipungut si kecil akan berakhir di mulutnya, pastikan untuk menjauhkan bagian mainan kecil atau objek kecil lainnya yang beresiko membuat bayi tersedak dari jangkauan si kecil. Jika si kecil mempunyai saudara yang berusia di atas tiga tahun, membuat area bermain yang terpisah untuk sang kakak dan si adik bayi merupakan ide yang baik. Bunda juga bisa membatasi kakaknya untuk bermain dengan mainan dengan part kecil hanya selama adik bayinya tidur siang dan membereskannya pada saat adiknya bangun.

2. Perkembangan bayi delapan bulan: Tidur

Di usia delapan bulan, kebanyakan bayi tidur kira-kira 13 hingga 14 jam sehari. Mereka akan tidur siang dua kali sehari, yang pertama saat pagi hari dan yang kedua saat siang atau sore hari. Lamanya waktu tidur siang sekitar sejam, namun ada sebagian bayi yang sudah cukup dengan tidur siang hanya sekitar 20 menit.

Sekarang saat bayi sudah menyadari konsep kekekalan objek - pengetahuan bahwa bunda tetap ada meskipun tidak terlihat di sekitarnya - waktu tidur baik siang maupun malam mungkin akan menjadi lebih sulit. Kegelisahan perpisahan ini akan hilang pada saat bayi mencapai usia sekitar dua tahun. Jangan terlalu kuatir jika bayi menjadi rewel setiap kali bunda mencoba meninggalkan ruangan. Tangisannya seharusnya berlangsung tidak lebih dari beberapa menit. Tetap konsisten dengan rutinitas bunda dan itu akan membantu bunda dan bayi beradaptasi.

3. Perkembangan bayi delapan bulan: Makan

Untuk menunjang pertumbuhan bayi usia 8 bulan, bayi harus mendapatkan ASI atau sufor dan makanan pendamping yang tepat dan cukup. Bayi delapan bulan masih minum 24 hingga 32 ons ASI atau susu formula setiap hari. Baca juga Jadwal Umum Pemberian Makan Bayi

Menu mpasi 8 bulan yang bunda siapkan haruslah mencakup ragam makanan yang terus bertambah, termasuk di antaranya sereal bayi, buah dan sayuran, dan daging giling atau tumbuk. Sejalan dengan bertambah padatnya makanan bayi, konsumsi ASI atau sufor akan berkurang.

Sebagian bayi pada usia ini sangat terkesan dengan beragam makanan meja hingga keinginannya untuk minum ASI atau sufor juga ikut menurun. Bunda mungkin menyadari bahwa diet bayi sedang mulai berganti ke lebih banyak makanan yang lebih padat dibandingkan hanya susu. Namun bayi masih membutuhkan kira-kira 16 sampai 20 ons ASI atau sufor setiap hari hingga ia bisa berpindah ke susu UHT setelah ulang tahun pertamanya.

Kemampuan genggaman jari dan mengunyah bayi seharusnya sudah cukup berkembang saat ini sehingga bunda bisa mempertimbangkan untuk menambahkan beragam finger food pada waktu makan.

Finger food pertama terbaik sebagai menu mpasi bayi 8 bulan adalah pisang, roti panggang, pasta, daging yang dimasak dengan baik dan sereal. Potonglah makanan menjadi beberapa bagian kecil seukuran sekali gigit, dan hindari menyajikan makanan yang beresiko tersedak, seperti hotdog, wortel mentah, popcorn, anggur, blueberri, dan kismis.

Meskipun bunda sangat yakin sudah memotong finger food dengan baik, tetap awasi bayi selama waktu makan.

Sejalan dengan bertambahnya variasi makanan untuk bayi 8 bulan, selalu ingat untuk tidak memberikan madu atau putih telur hingga ia berusia satu tahun.

Perkembangan bayi usia delapan bulan: Kognitif dan Komunikasi

Bayi sedang mengembangkan kesadaran akan diri dan lingkungannya yang semakin kuat dan besar. Bayi delapan bulan memahami konsep kekekalan objek dan mulai mengantisipasi rutinitas sehari-hari - pada saat ia berada dalam tempat tidur bayi berarti waktunya tidur; ketika ia duduk di kursi tinggi berarti waktunya makan. Bayi juga mengerti hubungan antara sebab dan akibat - ketika ia menjatuhkan serbet maka bunda akan memungutnya.

Di usia ini bayi mulai menyadari apa yang disukai maupun tidak, dan karenanya bunda mungkin melihat bayi memberengut atau mengerutkan dahi pada saat bunda menawarinya brokoli tumbuk, dan senyuman ketika bunda menggantinya dengan ubi atau makanan favoritnya.

Sejalan dengan perkembangan bayi 8 bulan, celotehan yang sudah bunda dengar selama beberapa waktu sebelumnya mungkin sudah mulai bisa dipahami. Bercampur dengan ba ba dan ga ga bunda mungkin mendengar ma ma dan da da yang tertuju ke arah bunda. Pemahaman bayi masih terbatas, namun ia sudah mulai menangkap maksud beberapa kata, seperti kata “tidak”, “bye-bye”, dan “susu”, dan bisa mengikuti permintaan sederhana seperti “Ayo salam hi sama nenek”, atau “Lambaikan kiss-bye ke tante”.

Bayi akan bereksperimen dengan vokal dan konsonan dan mungkin bahkan merangkai kata. Jika bunda beruntung, di akhir bulan ini bunda bahkan mungkin mendengar kata mama dan papa yang sudah dinanti-nantikan.

4. Perkembangan bayi delapan bulan: Penglihatan

Penglihatan bayi sekarang sudah hampir menyamai orang dewasa walaupun penglihatan jarak dekatnya masih lebih baik dibandingkan penglihatan jarak jauh. Namun, penglihatannya sudah cukup baik untuk mengenali orang dan objek yang seruangan. Ia juga bisa mengenali orang dan objek yang familier dari seberang ruangan.

Penglihatan bayi yang semakin berkembang juga membantu keahliannya bereksplorasi. Jika ia mendapati sesuatu yang menarik hatinya, ia mungkin akan menunjuk dan berceloteh untuk menunjukkan rasa antusiasnya, dan merangkak mendekatinya jika ia bisa.

5. Perkembangan bayi usia delapan bulan: Emosional

Sejalan dengan pertumbuhan bayi delapan bulan, perkembangan emosi bayi akan semakin terlihat sekarang setelah ia mulai bisa mengekspresikan dirinya lebih baik. Ia mungkin bertepuk tangan saat senang, atau melempar ciuman ke orang yang disukai. Ia mungkin juga mulai bisa melambaikan tangan untuk pamit.

Bayi belajar mengenali perasaan orang lain dan bahkan meniru suasana hati, dan selama beberapa bulan ke depan ia mungkin menunjukkan perasaan empati pertamanya. Misalnya, ketika ia melihat bayi lain menangis, ia mungkin ikut-ikutan merengek sebagai responsnya.

Bayi mungkin mulai malu dengan orang asing, atau menangis jika bunda meninggalkannya dengan pengasuh. Ini merupakan awal dari tahapan kecemasan untuk berpisah (separation anxiety). Sangatlah wajar bagi bayi untuk memperlihatkan tanda-tanda kecemasan ini di usia delapan bulan. Pada saat meninggalkan bayi, peluklah dan yakinkan ia bahwa bunda akan kembali. Pada waktunya bayi akan belajar bahwa meninggalkannya tidak berarti bunda tidak akan kembali.

Jika bayi merasa cemas berpisah di waktu tidur, rutinitas menjelang tidur seperti membaca cerita, memeluknya dan bernyanyi dengan lembut akan membantu. Bunda juga bisa memijatnya dan membuatnya merasa nyaman dengan sentuhan bunda. Luangkan lebih banyak waktu untuk melakukan rutinitas tersebut sebelum menaruh si kecil tempat tidur.

Sebagian bayi tidak mengalami kesulitan dengan perpisahan sebagian lainnya sebaliknya. Semuanya tergantung pada temperamen dan seberapa terbiasa sang bayi berpisah dari orangtuanya. Jika ayah bunda sendiri yang merawat dan menyiapkan seluruh keperluan bayi sejak ia lahir, kemungkinan besar akan lebih sulit baginya menghadapi perpisahan pertama kalinya daripada jika ia sudah sering dititipkan di tempat penitipan anak sejak usia dini.

Membantu bayi yang menjadi rewel di tempat penitipan anak menyesuaikan diri

Di usia ini, bayi mungkin mulai menjadi malu atau gelisah ketika tiba di tempat penitipan anak atau saat ditinggalkan dengan pengasuh yang belum terlalu dikenalnya, terutama pada saat ia sedang lelah atau suasana hati buruk. Pada saat bunda menghilang dari pandangannya, ia mungkin menjadi takut dan mulai menangis.

Bunda bisa membantu bayi menghadapi kegelisahan berpisah nya dengan menghabiskan waktu bersamanya dulu di tempat penitipan, sambil ia membiasakan diri dengan pengasuh barunya. Kebanyakan tempat penitipan anak mengijinkan orangtua untuk menemani selama beberapa waktu untuk membantu bayi beradaptasi.

Cara lain untuk membantu bayi mengatasi kegelisahannya adalah dengan membuat waktu berpisah bisa diprediksi. Sebagai contoh, selalu berikan ia ciuman, ucapkan selamat tinggal dan kapan bunda akan kembali. Dengan cara ini, bunda mengembangkan rutinitas dan ia tidak akan terkejut saat bunda tidak ada di dekatnya.

Meskipun tidaklah mudah saat melihat bayi sedih, setiap kali bunda meninggalkannya dan kembali akan membuktikan kepadanya bahwa bunda selalu kembali. Bunda juga membantunya mengembangkan rasa percaya dan kemampuan untuk menjalin kedekatan dengan orang lain.

Jika bayi takut, atau menangis tersedu, yakinkan ia kembali, usahakan untuk tidak ikut-ikutan menangis karena hal tersebut hanya akan membuat segala sesuatunya lebih sulit untuk bunda dan bayi.

Jika butuh waktu lebih lama untuk menenangkan bayi menangis, jangan merasa tidak enak atau kuatir bahwa bunda memperlama prosesnya. Bundalah yang mengenal bayi bunda lebih baik dari siapapun, jadi ikuti saja insting bunda.

6. Permainan untuk bayi 8 usia bulan

Bermain akan lebih menyenangkan sekarang sejalan dengan semakin cekatannya si kecil dan kemampuan fokusnya yang sudah berkembang lebih baik.

Bayi akan senang sekali mengetahui bagaimana sesuatu bekerja dengan mengguncang, membenturkan, menjatuhkan atau menggigit-gigitnya. Ide bahwa ia bisa melakukan sesuatu hal terhadap objek mulai muncul. Sebuah area pusat beraktivitas yang berisi berbagai barang yang bisa ia benturkan, pukul, pelintir, remas, goyangkan, jatuhkan atau buka akan sangat menarik baginya dan menunjang tumbuh kembangnya.

Siapkan sebuah keranjang atau kotak dan isilah dengan barang-barang rumah tangga yang aman bagi bayi secara acak, misalnya sendok kayu, alat kocok (whisk), alat peras jeruk, sarung tangan oven, serbet, atau gelas plastik. Letakkan keranjang tersebut di lantai di depannya dan perhatikan bagaimana ia mempelajari, mengendus, merasakan dan membenturkan semua objek berbeda tersebut.

Ia akan mudah menemukan barang yang bunda sembunyikan, dan ia akan menunjuk atau melihat pada objek yang bunda sebutkan dengan tepat.

Di usia ini, bayi juga cenderung tertarik pada boneka binatang dan segera salah satunya akan menjadi mainan bayi 8 bulan favoritnya yang memberikan rasa aman baginya.

Pada saat menambahkan anggota baru ke koleksi mainan nya, carilah mainan boneka yang lembut dan dijahit dengan baik yang mudah dicuci karena untuk mengambil barang dari genggaman tangannya mungkin tidak semudah yang bunda bayangkan.

Bayi akan senang melihat bunda mengambil suatu objek yang dijatuhkannya lagi, dan lagi dan lagi! Bayi bukan sedang mengerjai bunda, ia hanya merasa takjub dan terhibur dengan apa yang dilihatnya.

Dengan semakin pesatnya perkembangan bayi 8 bulan, sekarang bayi juga sudah mengerti bagaimana satu objek berhubungan dengan objek lainnya. Sebagai contoh, ia menyadari bahwa benda yang lebih kecil bisa muat di dalam benda yang lebih besar. Benda-benda dengan berbagai ukuran yang cocok satu sama lain seperti panci atau gelas susun akan terus membuatnya terpesona.

Bayi juga belajar tentang hubungan sebab akibat sekarang: “kalau saya menekan tombol ini maka akan keluar suara”, sehingga mainan dengan tombol dan tuas merupakan pilihan yang tepat di saat ini.

Mainan bayi usia 8 bulan yang baik dan sesuai lainnya termasuk bola, “nesting cylinder”, badut dalam kotak dan boneka besar.

7. Tips untuk bayi usia delapan bulan

  • Dorong bayi makan sendiri untuk membantu perkembangan koordinasi tangan dan mulut. Pilihlah potongan makanan “finger food” seperti kue beras, potongan wortel dan keju.
  • Bayi mungkin berusaha menarik dirinya untuk berdiri sambil berpegang pada perabotan; sofa sangat sesuai untuk ini.
  • Bayi sekarang memasuki dunia terbentur atau terjatuh yang kadang kala bisa membuat bunda mengalami spot jantung, tapi cobalah untuk bergembira menyaksikan si kecil bereksplorasi dan membiarkannya mencoba sendiri berbagai hal, tentunya sambil mengawasi di dekatnya untuk berjaga-jaga.
  • Jika rumah bunda belum ramah atau aman untuk bayi, bunda harus membuatnya aman sekarang mengingat bayi sudah mulai merangkak. Simpan produk-produk pembersih, kosmetik dan zat berbahaya lainnya; kunci kamar mandi dan lemari dapur; pasang pagar pada tangga; dan tutupi stop kontak yang terbuka. Pastikan tidak ada kabel tersembunyi yang terjuntai, dan tidak ada kabel dari peralatan listrik yang menggantung. Simpan semua objek kecil yang tergeletak, termasuk potongan-potongan mainan dan koin. Tutup pintu kamar mandi dan kamar tidur.
  • Sekarang saat si kecil yang aktif bergerak terus menerus, bunda mungkin tergoda untuk menaruh bayi di depan televisi agar bunda bisa mengurus urusan rumah tangga penting lainnya. Walaupun menonton video edukasi selama beberapa menit mungkin tidak akan merugikan bayi, namun ada baiknya menunggu hingga bayi setidaknya berusia dua tahun sebelum membiarkannya menonton TV. Membaca, bernyanyi, dan berbicara dengannya merupakan cara yang lebih baik untuk menghibur bayi dan mendorong perkembangan bayi usia 8 bulan.

8. Bayi delapan bulan bisa apa?

Secara singkat…

Bayi 8 bulan seharusnya sudah bisa:

  • Mulai merangkak
  • Mengoper objek dari satu tangan ke tangan lainnya
  • Mencari barang yang terjatuh

Bayi 8 bulan mungkin sudah bisa:

  • Mengucapkan “papa” dan “mama” kepada kedua orang tua (walaupun mungkin masih kebalik-balik)
  • Berdiri sambil bertumpu ke seseorang atau sesuatu
  • Merangkak dengan baik
  • Protes pada saat bunda mengambil mainan darinya
  • Membenturkan objek ke satu sama lain
  • Bergerak untuk meraih mainan di luar jangkauannya
  • Bermain cilukba

Bayi 8 bulan juga mungkin bisa:

  • Menunjuk pada objek tertentu
  • Menarik badannya berdiri dan berjalan merambat sambil memegangi perabotan
  • Menjumput benda dengan genggaman jepit menggunakan ibu jari dan jari lainnya
  • Menunjukkan apa yang diinginkannya menggunakan gerakan isyarat
  • Mengerti kata “tidak” namun tidak selalu menurutinya
  • Melambaikan tangan
  • Berdiri sebentar tanpa berpegangan

9. Apakah bayi berkembang dengan normal?

Setiap bayi adalah unik. Bayi bunda akan mencapai milestone fisik pada kecepatannya sendiri. Semua informasi perkembangan bayi 8 bulan di atas hanyalah petunjuk dasar mengenai apa potensi yang bisa dicapai bayi bunda, jika bukan sekarang, maka segera. Lebih lanjut, bayi yang lahir prematur (usia kehamilan kurang dari 37 minggu) mungkin akan membutuhkan waktu lebih lama sebelum ia bisa melakukan hal yang sama yang sudah dilakukan bayi lain seusianya. Karenanya, selalu ukur perkembangan bayi prematur dengan menggunakan usia koreksinya (usia seharusnya bayi lahir) dan bukan tanggal lahirnya.