Tiga perempat waktu dari tahun pertama bayi sudah terlewati dan hampir tidak ada jejak bayi mungil yang bunda bawa pulang dari rumah bersalin sembilan bulan yang lalu. Sekarang bayi bunda merupakan petualang cilik yang giat, lincah, dan bawel.

Ia terus bergerak tanpa henti termasuk merangkak, yang dengan cepat dikuasainya, dan berjalan, yang sangat menarik baginya.

Di bagian panduan perkembangan bayi bulan ke bulan berikut ini, bunda akan menemukan milestone perkembangan bayi 9 bulan yang mungkin dicapai buah hati bunda di usia ini.

1. Milestone bayi 9 bulan: Kemampuan motorik

Merangkak

Pada usia sembilan bulan, bayi kemungkinan besar sudah sangat ahli dalam merangkak. Sangking ahlinya, ada bayi yang bisa memegang mainan di satu tangan sambil mendorong badannya menggunakan tangan lainnya dan kedua lututnya. Bahkan ada yang bisa merangkak naik turun tangga dengan mudah. Pastikan untuk menutup pagar tangga kecuali bunda ada untuk mengawasi selama bayi memanjatnya.

Baca juga:

Menjelajah, merangkak dan duduk kembali

Pada usia 9 bulan, bayi menjadi ahli dalam merubah posisi secara cepat. Ia bisa mendorong dirinya ke posisi merangkak, duduk kembali dan berputar untuk mengambil mainan. Si kecil bahkan mungkin bisa menarik badannya berdiri, dan mungkin segera mulai berkeliling ruangan sambil berpegangan pada perabotan. Belajar untuk duduk kembali setelahnya merupakan bagian proses yang sangat berbeda - kebanyakan bayi kesulitan untuk melakukan ini dibandingkan gerakan berdiri.

Sepatu bayi

Meskipun sepatu-sepatu mungil bayi yang dipajang di rak-rak toko mungkin terlihat memikat, bunda belum perlu menyiapkan sepatu hingga bayi benar-benar mulai berjalan atau banyak menghabiskan waktu di luar rumah. Untuk sekarang, kaki telanjang adalah yang terbaik saat berada di dalam rumah. Berdiri dan berjalan dengan kaki telanjang membantu memperkuat otot kaki bayi. Bayi juga bisa berpijak di lantai lebih baik dengan kaki telanjang. Saat cuaca dingin, bunda bisa memakaikan kaus kaki anti-selip untuk menjaga kaki bayi tetap hangat.

Motorik halus

Selain mulai bersiap untuk berjalan, kemampuan motorik halus bayi umur sembilan bulan juga semakin berkembang. Dengan pegangan jepit “pincer grasp” nya, bayi bisa mengambil mainan kecil, dan mengkoordinasikan gerakan kedua tangannya dengan lebih baik.

Detektif cilik ini akan menggunakan keahlian motorik barunya untuk mencoba mencari tahu bagaimana segala sesuatunya bekerja - pasak mana yang cocok untuk bulatan yang mana, bagaimana gelas muat disusun satu sama lain, dan mana ujung telepon mainan yang ditempelkan ke telinga dan mana yang ke mulut. Pastikan mainan yang ia mainkan tidak beresiko membuat tersedak.

Ingat bahwa perkembangan keahlian motorik bayi berbeda satu sama lain. Sebagian bayi menghabiskan hanya sedikit waktu dalam satu tahapan perkembangan atau bahkan melewatkan satu tahapan tertentu. Diskusikan dengan dokter anak jika bunda kuatir, misalnya jika bayi 9 bulan belum bisa merangkak juga.

2. Perkembangan bayi 9 bulan: Mendorong perkembangan otak bayi

Tahun pertama merupakan waktu yang krusial untuk perkembangan otak bayi. Jaringan kecil yang berjumlah triliunan sedang terbentuk yang akan membangun fondasi bagi pembelajaran seumur hidup bayi.

Bunda bisa meningkatkan pertumbuhan otak bayi dengan menyediakan lingkungan yang menstimulasi perkembangan otaknya.

Namun bunda tidak perlu membeli video serial atau alat pembelajaran yang mahal untuk membesarkan bayi pintar. Tidak ada DVD yang bisa menggantikan nilai dari interaksi manusia.

Membaca, bernyanyi dan berbicara dengan bayi setiap hari merupakan cara terbaik untuk meningkatkan perkembangan otak bayi.

Dan ingat, bayi tidak perlu mulai belajar membaca di usia sembilan bulan untuk menjadi bayi pintar - ia hanya perlu belajar dan bereksplorasi hal-hal baru setiap harinya.

3. Milestone bayi 9 bulan: Komunikasi

Pemahaman bahasa

Pemahaman bahasa bayi semakin baik sekarang. Namun, pemahaman bayi akan kata-kata melebihi kemampuannya untuk menggunakannya. Kenyataannya, bayi lebih memahami tekanan suara bunda dibandingkan kata-kata yang bunda pergunakan.

Bayi akan merespon namanya dengan melihat sekeliling atau menghentikan apa yang sedang dikerjakannya untuk melihat siapa yang memanggil. Dorong hal ini dengan sering-sering memanggil namanya.

Kalau bunda bertanya, “Di mana bolanya?” bayi mungkin mengambilkan bolanya. Atau jika bunda bertanya, “Mana sapi?” ia mungkin akan menunjuk gambar sapi. Bayi juga sudah mengerti kata “tidak” namun mungkin belum mau menurutinya.

Berceloteh

Jika buah hati bunda seperti bayi lainnya di usia ini, ia mungkin berceloteh tanpa henti. Bunda mungkin berpikir bahwa celotehannya tidak ada artinya, namun ahli psikolog menyakini bahwa sebetulnya bayi sedang berbicara dengan kita - hanya saja kita belum memahaminya.

Celotehannya mengikuti ritme dan irama yang sama persis dengan percakapan atau kalimat sesungguhnya. Bisa dikatakan bayi sebetulnya sedang berlatih sekarang.

Meskipun hanya celotehan, tapi bunda mungkin mulai bisa mengenali beberapa kata yang diucapkannya seperti “mama”, “dada”, atau “hai”.

Berbicara kepada bayi

Sangatlah penting untuk terus berbicara kepadanya. Tunjuklah pohon atau burung atau objek apa saja yang sedang bunda bicarakan dengannya untuk mendukung percakapannya.

Bernyanyi juga baik

Ada penelitian menunjukkan bahwa bayi yang sering dinyanyikan lagu cenderung lebih cepat berbicara. Jangan cemas - bayi tidak peduli apakah bunda tuli-nada, ia hanya senang mendengar suara bunda meskipun tidak ada yang suka.

Membaca bahasa tubuh

Di antara jeda singkat celotehannya, bayi semakin baik dalam mendengar dan membaca bahasa tubuh. Bunda mungkin menyadari saat bayi mengambilkan mainan fovorit untuk melihat bunda tersenyum sebagai responnya.

4. Perkembangan bayi 9 bulan: Sosial dan emosional

Keahlian sosial

Bunda akan menyadari rasa humor bayi makin berkembang dan ia menanggapi dengan gembira isyarat seperti melambai atau melempar ciuman.

Bunda juga bisa membawa si kecil bergabung dengan kelompok bayi dan membuatnya terbiasa ditemani oleh anak bayi seusianya. Sekarang merupakan waktu yang baik untuk mulai mendorong kemampuan sosialisasinya, walaupun mungkin kebanyakan waktu mereka bermain sendiri-sendiri dan bunda bertanya-tanya apa manfaatnya!

Kebanyakan bayi adalah komedian yang efektif, bahkan di usia ini. Ia akan melakukan segalanya seperti meniup gelembung dan membuat suara lucu, hanya untuk mengundang tawa dari orang dewasa di sekelilingnya.

Ia juga suka meniru mimik wajah dan suara yang bunda lakukan, dan ia akan berubah menjadi seorang pementas kecil.

Bunda akan terbiasa dengan batuk pura-pura nya, lagi dan lagi untuk efek. Lakonnya juga akan menjadi semakin baik sejalan dengan semakin baiknya pemahamannya akan dunia. Saat bermain cilukba, misalnya, ia akan menyadari bahwa walaupun tidak terlihat, tidak berarti bunda juga turut hilang sama sekali.

Kegelisahan untuk berpisah

Di waktu lain, bayi mungkin menjadi kurang gembira - terutama saat bunda meninggalkan ruangan. Kegelisahan untuk berpisah mulai atau makin menjadi masalah di usia ini dan begitu pula ketakutan akan orang asing. Bayi mungkin menjadi takut dengan orang atau hal yang sebelumnya tidak mengganggunya. Ia mungkin makin berhati-hati akan kesiapakah tangannya dijulurkan - biasanya hanya ke ayah atau bunda nya. Ia juga mungkin tiba-tiba mulai menangis tiap kali neneknya datang menjenguk atau saat lampu dimatikan di malam hari. Ini karena kesadaran dan ingatan bayi sudak semakin baik. Untungnya bayi sembilan bulan mudah dialihkan perhatiannya dan tangisannya seharusnya tidak akan berlangsung lama.

5. Berat badan bayi 9 bulan

Berat badan normal bayi 9 umur bulan berbeda antara bayi laki-laki dan perempuan.

Sesuai standar WHO, untuk bayi laki-laki, batas berat badan bayi 9 bulan yang dikatakan normal adalah antara 7.1 hingga 9.9 kg, jika berat bayi kurang dari 7.1 kg maka termasuk berberat badang kurang (underweight), sebaliknya jika berat badan bayi lebih dari 9.9 kg overweight.

Untuk bayi perempuan, batas berat badan bayi 9 bulan yang normal adalah antara 6.5 hingga 9.3 kg, jika berat badannya kurang dari 6.5 kg bayi termasuk berberat badan kurang (underweight), sebaliknya jika berat bayi lebih dari 9.3 kg maka termasuk kelebihan berat badan (overweight).

Bayi dengan berat badan kurang dari 6.4 kg untuk bayi laki-laki atau 5.8 kg untuk bayi perempuan kemungkinan besar menderita gizi buruk dan perlu mendapatkan penanganan medis segera. Sebaliknya, bayi dengan berat berlebih di atas 12.3 kg untuk bayi laki-laki atau 12 kg untuk bayi perempuan harus berhati-hati dengan kemungkinan gejala obesitas.

6. Bayi 9 bulan belum tumbuh gigi

Umumnya, bayi mulai tumbuh gigi di usia enam hingga tujuh bulan. Bagaimana jika bayi 9 bulan belum tumbuh gigi juga? Tidak perlu panik bunda, proses pertumbuhan gigi masing-masing bayi berbeda. Ada bayi yang tumbuh gigi dengan cepat bahkan sebelum bayi berusia 6 bulan, ada yang lebih lambat dan baru mulai tumbuh gigi di usia yang ke 14 bulan. Selama perkembangan fisiknya yang lain tak bermasalah, maka yang dialaminya memang hanya keterlambatan tumbuh gigi.

Ada beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi pertumbuhan gigi bayi:

  • Pertumbuhan bayi yang memang lebih lambat
  • Faktor genetis. Bayi 9 bulan belum tumbuh gigi bisa disebabkan oleh faktor genetis. Jika gigi ayah atau bunda tumbuh lebih lambat di waktu bayi, maka ada kemungkinan gigi bayi ayah bunda juga tumbuh lebih lambat daripada bayi lain.
  • Bayi sedang fokus belajar kemampuan atau perkembangan yang lain
  • Kurangnya asupan kalsium

Bantu pertumbuhan gigi bayi 9 bulan dengan:

  • Memperbanyak asupan kalsium si kecil dengan memberikan olahan susu seperti keju dan yogurt, serta berbagai jenis ikan yang baik untuk pertumbuhan anak seperti Cod dan Salmon.
  • Jika bayi masih menyusui, bunda bisa memperbanyak konsumsi makanan kaya kalsium seperti susu tinggi kalsium, kerang-kerangan, telur dan makanan sumber kalsium lainnya, untuk menambah kandungan kalsium dalam ASI bunda.
  • Stimulasi pertumbuhan giginya dengan memberinya makanan yang bertekstur lebih kasar yang akan mendorong bayi untuk mengunyah sehingga membantu merangsang pertumbuhan gigi bayi.

Jika gigi pertama bayi tidak kunjung tumbuh hingga ia mencapai usia 18 bulan, periksakan ke dokter, dokter mungkin melakukan pemeriksaan pada rongga mulut bayi.

7. Tips bayi 9 bulan

  • Bayi 9 bulan bersemangat untuk bergerak kesana kemari. Berikan ia banyak kesempatan untuk merangkak, berdiri dan menjelajah, tentunya dengan bunda terus mengawasi di dekatnya.
  • Sembilan bulan tidaklah terlalu muda untuk mulai membuat batasan. Bayi seharusnya sudah mengerti kata “tidak” atau cara komunikasi lain dengan maksud yang sama lainnya sekarang. Pergunakan itu kapan saja si kecil akan melakukan sesuatu yang tidak seharusnya dilakukannya.
  • Pegang kedua tangannya dan berjalan berkeliling ruangan bersamanya agar ia bisa berlatih menggunakan kedua kakinya. Baca juga Cara Mengajari dan Melatih Anak Berjalan.
  • Sekarang saat yang tepat untuk mulai mengenalkan “giliran main” - meskipun sebetulnya masih banyak anak usia dua tahun yang masih kesulitan dengan hal ini. Pilihlah sebuah mainan dan katakan “giliranku” lalu berikan kepada si kecil sambil mengatakan “giliranmu”. Hal ini sangat baik untuk dilakukan dan dibiasakan.
  • Sekarang juga mungkin merupakan saat yang tepat untuk mengenalkan aktivitas kreatif dasar, seperti menggambar dengan jari tangan atau mungkin menggambar dengan kepalan tangan.
  • Bayi mulai benar-benar mengerti apa yang ia inginkan dan makin mahir menyatakan keinginannya. Ia mungkin berteriak jengkel jika bunda mengambil sesuatu darinya. Alihkan perhatiannya dengan menunjuk pada sesuatu yang lain untuk menghilangkan perasaan diperlakukan secara tidak adil di pikirannya.

8. Permainan bayi 9 bulan

  • Nyanyikan lagu “Kepala, bahu, lutut dan kaki”. Si kecil mungkin belum bisa ikut bernyanyi dengan bunda, namun ia akan senang menyaksikan bunda menyanyikan lagu tersebut sambil menunjuk pada bagian tubuh. Bantu si kecil menunjuk hidungnya dan tanyakan, “Dimanakah hidung [namanya]?” (bayi belum mengerti konsep “kamu” atau “saya”, jadi gunakan namanya saja). Permainan ini akan membantu perkembangan pengenalan indra dan bahasa.
  • Bayi 9 bulan senang bermain menaruh objek ke dalam wadah dan mengeluarkannya kembali.
  • Bayi juga akan suka dengan mainan yang bergerak, seperti roda, tuas atau pintu yang bisa dibuka.
  • Sebagian besar bayi umur sembilan bulan mengawali permainan memindahkan, memberikan mainan dan mengambilnya kembali di usia ini. Dukung perkembangan bayi 9 bulan dengan menjadi teman bermainnya; coba gulingkan bola ke bayi ketika sedang bermain di lantai dan lihat apakah ia akan mengulingkannya kembali ke bunda.
  • Permainan menggelitik akan sangat mengasyikkan untuk bayi usia sembilan bulan, di mana ia bisa mengantisipasi saat gelitikan datang - yang membuatnya cekikikan lebih dari gelitikannya sendiri.
  • Mainan bayi 9 bulan lainnya yang sesuai adalah yang melatih nalar bayi, seperti misalnya menyusun bentuk, cincin susun dan mainan dengan benda tersembunyi di dalamnya

9. Milestone singkat perkembangan bayi usia 9 bulan

Motorik/perkembangan fisik

  • Berdiri, berpegangan
  • Bisa mengambil posisi duduk
  • Duduk tanpa ditopang
  • Menarik diri berdiri
  • Merangkak

Kognitif (belajar, berpikir, menyelesaikan masalah)

  • Mengikuti sesuatu yang jatuh dengan matanya
  • Mencari benda yang bunda sembunyikan
  • Bermain cilukba
  • Memasukkan benda ke mulutnya
  • Memindahkan benda dari tangan yang satu ke tangan lainnya dengan mudah
  • Memungut benda kecil seperti sereal di antara ibu jari dan jari telunjuknya

Bahasa/komunikasi

  • Memahami kata “tidak”
  • Membuat beragam suara seperti “mamamama” dan “bababababa”
  • Meniru suara dan sikap orang lain
  • Menggunakan jari untuk menunjuk sesuatu

Sosial dan emosional

  • Mungkin takut terhadap orang asing
  • Mungkin lengket dengan orangtua atau pengasuhnya
  • Memiliki mainan favorit

10. Apakah bayi bertumbuh dan berkembang normal?

Sangatlah tepat pernyataan bahwa semua bayi berbeda dan meskipun kita bisa mendorong mereka, mereka akan melakukan hal-hal pada kecepatan dan waktunya sendiri. Namun, awasi terus perkembangan bayi bunda dan diskusikan dengan dokter anak bunda jika bayi umur 9 bulan:

  • Tidak bisa berdiri dengan kedua kakinya meskipun sudah ditopang
  • Bayi 9 bulan belum bisa duduk sendiri tanpa ditopang
  • Tidak berceloteh (“mama”, “baba”, “papa”)
  • Tidak bermain permainan yang melibatkan kegiatan bolak-balik
  • Tidak merespon namanya sendiri
  • Kelihatannya tidak mengenali orang-orang dekatnya termasuk orangtua atau pengasuhnya
  • Tidak melihat ke arah yang ditunjukkan
  • Belum bisa memindahkan mainan dari tangan yang satu ke tangan lainnya

Informasikan ke dokter anak atau perawat jika bunda melihat tanda-tanda keterlambatan perkembangan bayi 9 bulan tersebut dan ambil tindakan yang tepat sesegera mungkin.